ads here

Anies Ungkit Soal "Tempat hiburan" Alexis, Ahok Geram Dan Menyinggung "Saya Sudah Tutup Stadium dan Mille's"

advertise here

www.Ceramah.Info - Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan sempat menyinggung soal Hotel Alexis saat debat. "Untuk urusan penggusuran tegas, tapi untuk urusan prostitusi, Alexis, lemah!" kata Anies yang mengenakan peci hitam ini.

Namun berbeda degan apa yang ditanyakan soal Alexis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) malah 'membalas' dengan menyinggung  kinerjanya yang telah menutup tempat hiburan Stadium dan Mille's.

Baca Juga: Anies Sindir Ahok: Penggusuran Tegas, tapi Soal Alexis Lemah!

"Ketika Pak Anies mengatakan (kami) tidak berani menutup Alexis, kami sudah menutup Stadium dan Mille's. Begitu ketemu narkoba, kami tutup," kata Ahok, menyebut dua tempat hiburan lainnya.

Moderator Ira Koesno sebenarnya bertanya soal kondisi pendidikan di Jakarta. Saat ini masih marak tawuran dan konflik horizontal dan kualitas pendidikan belum mampu bersaing.

Ira lalu bertanya tentang langkah konkrit untuk mengatasi masalah tersebut. Indikator juga ditanya.

Ahok lalu menjelaskan bahwa mereka sudah membuat angka partisipasi pendidikan murni meningkat. Pemprov DKI juga sudah melatih para guru di Jakarta.

Baca Juga: Mau Melemahkan Anies-Sandiaga saat Debat, Anies : Pak Ahok salah info soal narkoba..

"Sebagai penutup, kami punya visi dan misi program terukur dengan angka. Kami suka debat seperti ini. Kami harap ada masukan yang baru. Banyak hal yang disampaikan bukan hal yang baru. Pusat olahraga, budaya, 188 lokasi dengan olahraganya," ucap Ahok dalam debat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (13/1/2017).

"Ketika Anies bilang Alexis, kami sudah (tutup) Stadium dan Mille's," sambungnya.

Dia juga bicara soal kurikulum antinarkoba ketika Anies Baswedan menjabat sebagai Mendikbud. "Ditolak oleh Pak Menteri," imbuhnya.

Ahok menegaskan bahwa perjuangannya menjadi cagub DKI bukan hapalan dan retorika. Menurutnya semua program bisa diimplementasikan.

"Ini terukur dan diimplementasikan. Kami minta ijin warga DKI untuk selesaikan perjuangan yang belum selesai," tutupnya. [Ibnu/ detik]
Advertisement
BERIKAN KOMENTAR ()